12 : Diganggu

1500 Kata

Malamnya, semua mahasiswa kembali berkumpul di ruang tamu. Setelah menyelesaikan acara makan malam, mereka pun membahas tentang KKN hari pertama ini. Bagi grup Seruni, tidak ada masalah besar. Namun, berbeda dengan grup dari fakultas ekonomi, mereka mengeluhkan sarana dan prasarana yang tak memadai. Warga yang mengandalkan pencaharian dari kebun tak memiliki alat-alat teknologi canggih seperti traktor untuk membajak, mereka melakukannya secara manual yang pasti butuh waktu lebih lama serta tenaga yang banyak terkuras. Seruni duduk berdampingan dengan Amel, ia hanya diam mendengar semua keluhan grup lain, Tak jauh darinya ada pula Dayu yang duduk menyendiri, Seruni masih mendiamkan lelaki itu meski sesekali Dayu ingin mengajaknya berbicara. “Run, kayaknya Dayu mau ngomong sama kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN