Sofia menangis sesegukan di rumah sakit setelah papa Bian selesai mendapatkan perawatan dari dokter, luka yang di dapat tidak begitu parah dan juga dalam sehingga tak ada yang perlu di khawatirkan. Namun bagi Sofia itu adalah luka yang sangat sakit, dia melihatnya langsung dengan mata kepalanya saat pelaku melukai papa Bian. “ Sudah jangan menangis, papa nggak apa-apa kok.” Ucap papa Bian sambil mengusap kepala Sofia. Tetap saja, Sofia tak bisa berhenti menangis. Papa Bian pasrah dan hanya bisa membiarkan Sofia menangis sampai puas. Padahal hari ini adalah hari bahagia putrinya tapi dengan kejadian ini semua menjadi berantakan. Mang Ujang sudah mengurus semuanya di kantor polisi, dan sekarang pihak hotel bekerja sama dengan polisi untuk mengecek rekaman cctv untuk memastikan pelaku ters

