Keesokan harinya di kampung yang indah dan asri ini Sofia bangun pagi-pagi sekali setelah mendengar suara ayam berkokok, dia tidak pernah mendengar suara ayam berkokok di pagi hari jika di Jakarta sehingga pagi ini terasa benar-benar berbeda dari pagi sebelumnya. Sofia membuka jendela kamar yang di lihatnya adalah pemandangan suasana kampung yang sangat damai dan menyejukkan, ternyata tinggal di kampung tidak seburuk yang Diandra katakan. Mendengar suara ribu di luar sana membuat Sofia segera keluar dari kamar, dia melihat Diandra dan neneknya sedang menyiapkan sarapan pagi. Sofia langsung ingin turun tangan untuk membantu tapi Diandra menolak. " Jangan, kamu tinggal tunggu aja sarapannya jadi. " Kata Diandra. " Tapi aku disini sebagai tamu, biar aku bantuin ya." Balas Sofia tetap ingi

