Tania tidak tahu apa yang kini dia tangisi Apakah luka bakar yang mengenai lututnya atau karena rasa sakit di dalam hatinya membuat Tania hanya bisa menundukkan wajahnya menumpahkan semua air matanya seorang diri di rumah kekasihnya tersebut yang saat ini tengah pergi ke rumah sahabat wanitanya bahkan mungkin rasa sakit pada lututnya tidak seberapa dengan rasa perih di hatinya membuat Tania akhirnya memilih untuk mengobati lututnya sendiri karena jika dibiarkan pun mungkin luka bakarnya akan semakin parah setidaknya dia harus mengantisipasinya terlebih dahulu sebelum memeriksakannya kepada dokter, hanya membutuhkan waktu beberapa menit Tania mengoleskan salep luka bakar tersebut setelah itu beranjak dari duduknya dengan sedikit meringis karena kakinya benar-benar terasa sangat sakit dan un

