Tok… Tok… Tok… “Bu Sally memanggil saya?” Anya melongokan kepalanya dan membuat Sally yang awalnya memunggunginya berbalik badan. “Oh, duduklah.” Sally mempersilakan Anya duduk di depan meja kerjanya. “Ada apa Bu Sally memanggil saya?” Anya bertanya dengan tersenyum. Tidak memikirkan apapun dan tidak memiliki firasat apapun. “Aku hanya ingin membicarakan kontrak kerjamu yang akan habis minggu depan.” Sebuah kalimat pembuka yang membuat jantung Anya berhenti untuk beberapa saat. Ia melupakan hal itu. Kontrak dua tahunnya akan berakhir minggu depan dan bagaimana ia bisa melupakannya? Anya menunggu apa yang akan Sally utarakan. Tiba-tiba saja Sally mengantar sebuah dokumen ke hadapan Anya. Awalnya Anya berpikir positif, mungkin dokumen itu adalah surat perpan

