19. Fokus Padaku

2413 Kata

Anya sudah menguap beberapa kali dan ia sudah menggosok matanya karena lelah. Ia menggerak-gerakkan lehernya yang terasa kaku lalu meregangkan kedua lengannya ke atas. Jam dinding sudah menunjukkan pukul sebelas malam dan Anya masih berkutat dengan semua dokumen di atas mejanya. Gara-gara Je mengajaknya ke arena basket, kini pekerjaan Anya menumpuk. Semua harus diselesaikan malam ini juga karena besok semalam penuh mereka akan menggelar acara ulang tahun perusahaan. Karena merasa sangat mengantuk, Anya memutuskan untuk membuat kopi di ruangan pantry. Tiba-tiba pintu pantry yang terbuka diketuk seseorang. “ASTAGA!!! AUCCCHHH…” Anya yang terkejut tidak sengaja menumpahkan air panas ke atas tangannya. “Oh… maafkan aku!” Jo yang tadi mengetuk langsung masuk dan melihat tangan Anya yang mele

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN