Pagi itu Anya berniat datang seorang diri ke kantor AA Group karena Je harus bertanding lagi hari ini. Anya bertekad berusaha semaksimal mungkin mendapatkan investor. “Anya!” suara seorang pria memanggil Anya dari belakang sebelum ia naik ke dalam mobil. Anya membalikkan badannya dan melihat Philip berlari tergopoh-gopoh mendekati Anya. “Yes, Sir? Ada apa?” Walau pernah bertikai, namun Anya tidak pernah menganggap Philip sebagai gangguan. Ia berusaha bersikap senormalnya di hadapan Anya. “Kau akan menemui Ashton?” tanya Philip sedikit terengah. Pria licik itu tentu saja sudah bekerja sama dengan Ashton untuk membawa Anya ke sisinya. Di saat Je sibuk dengan pertandingannya, ini saatnya Anya digiring menuju kesepakatan. “Ya. Ini sudah kesekian kalinya kami ke kant

