Darius mengetukkan jarinya di meja kerjanya, kebiasaannya saat sedang berpikir keras. Satu hal yang bisa dia pastikan. Adiknya pasti dalam masalah besar. Perangai adiknya yang banyak berubah, sikap Darren yang terlalu berhati-hati dan seakan ingin bersembunyi, bahkan dari keluarganya sendiri, menuntunnya dalam asumsinya itu. Dia tidak tahu apakah adiknya itu tidak sengaja terseret atau adiknya itu yang menjerumuskan diri secara sadar ke dalam masalah? Tapi sebagai Kakak, apapun yang dilakukan Darren, salah ataupun benar, dia tetap harus menjaga adiknya itu. Setelah menghela nafas panjang, dia akhirnya memutuskan untuk terus mengawasi Darren, dia hanya akan meretas posisi ponsel Darren. Dia menahan dirinya untuk tidak meretas data di ponsel adiknya untuk mencari tahu perubahan pada adik

