Julia yang terlalu sibuk sampai melupakan Kayla hari ini. Tapi saat gadis manis itu tiba-tiba masuk ke dalam kantornya sambil menangis, Julia dibuat bingung sendiri, “Kenapa, Sayang? Kayla cerita, ya? Maaf mama telat jemput Kayla.” Tanpa berniat menjawab apa pun, Kayla tetap menangis dan semakin kencang saja. “Kenapa, Sayang? Ada yang nakal? Kalau Kayla gak cerita mama gak tau musti gimana.” Julia mengelus punggung Kayla untuk menenangkannya. “Mama ... ngomong ... sama ... sama ... Kayla ... .” pintanya di sel tangisannya. “Iya, Sayang. Mama ngomong, Kayla mau tanya apa?” “Papa ... papa ... mau ... nikah kan ... sama ... tante ... Diana? Tante ... Diana ... bakalan ... ambil ... papa ... dari ... Kayla ... .” tangisnya semakin keras saja. Julia yang mendengar itu hanya bisa menarik n

