Julia sangat bersyukur karena pembangunan area bermain untuk kemajuan hotelnya sudah dimulai hari ini. Meski pekerjaan banyak dipegang oleh Ari, Julia tidak terlalu memusingkan hal itu karena akan tetap profesional saat bekerja. Julia pun juga memperkerjakan orang yang direkomendasikan Axel untuk membantunya dalam urusan dalam hotelnya. Meski belum mengenalnya, saat orang itu adalah suruhan Axel, Julia pun akan mempercayainya. Waktunya yang memiliki banyak kelonggaran membuatnya tidak pernah terlambat lagi saat menjemput gadis manisnya, Kayla. “Halo, Sayang.” Julia segera melambaikan tangannya saat Kayla keluar dari gerbang sekolahnya. “Mama, ayo kita cari buku dongeng tentang peri kecil jahat.” ajak Kayla antusias. “Kenapa dongengnya seperti itu? Mama belum pernah mendengarnya.” “Iya

