Tengah malam ketika Risa seorang diri di dalam apartemen, ia mencoba menghubungi Makoto yang berada di Jepang. Dengan nomer kontak milik Makoto yang telah Risa hafal di luar kepala, menggunakan telepon rumah yang tersedia di apartemen itu Risa menghubunginya. Tapi yang menjadi pertimbangan Risa, sejauh mana ia bisa menceritakan situasinya pada Makoto. Apakah tidak akan membahayakan Su Bin yang telah membantunya bersembunyi menyediakan tempat seperti ini. Risa mengangkat gagang telepon, menekan setiap nomer dan menunggu panggilan tersambung. “Halo?” Sapanya ketika terhubung setelah penantian. “Ya, halo? Dengan siapa?” Tanya Makoto tidak mengenali suara Risa yang berbisik pelan meski tidak ada seorang pun di sekitarnya yang bisa mendengar. “Aku Chihaya.” Ungkapnya tanpa basa-basi. “Chi

