Rei dalam perjalanan bisnis hari itu. Tanpa kehadiran Makoto bersamanya Rei merasa pikirannya sedikit terganggu, meski biasanya tidak seperti ini. Bagaimana pun Rei pikir ini pasti karena sikap Makoto yang berbeda saat bicara dengannya kali terakhir. Rei tidak akan bisa total fokus bekerja bila bayagng masalah keanehan sikap dan ucapan Makoto masih menjadi misteri bersarang dibenaknya. Rei entah mengapa punya firasat buruk tentang ini, keresahannya membuat ia menghubungi Ken saat itu juga untuk memastikan situasi. Rei melakukan panggilan roaming menghubungi Ken langsung ke kontak pribadinya. Saat ini di waktu lokal mungkin Ken tengah bekerja. “Halo!” Nada sapaan khas Ken bila suasana hatinya buruk. “Ada apa?” Tanyanya frontal mengetahui jelas siapa identitas orang yang menghubungi dari k

