Tanggal 24 Desember di Jepang lebih meriah dirayakan dari pada 25 Desember di hari Natal itu sendiri. Pada tanggal 24 Desember di akhir tahun semua orang sibuk berkumpul bersama orang-orang terdekat saat hari semakin larut. Siang itu, sehari sebelum hari natal Mr. Ito membawa anak mantu dan cucunya pergi ke panti yang masih di bawah naungan yayasan keluarga untuk berbagi bersama anak-anak di sana. Kegiatan ini dan acara berbagi adalah tradisi setiap tahun yang Mr. Ito tanamkan dalam pendidikan dini keluarga guna menumbuhkan rasa keperdulian sosial kepada cucu-cucunya, Ken dan Rei. Atau itu bagian dari publikasi pencitraan di pandangan masyarakat untuk mempertahankan image keluarga dan perusahaan mereka sebagai konglomerat berhati dermawan yang perduli pada sesama dan menjunjung tinggi peme

