54. Telepon Misterius

1049 Kata

Beberapa hari berlalu sejak Nilam dan Arka makan malam romantis di perpustakaan mini, dan tak ada yang terjadi setelah itu. Setidaknya dalam kacamata Nilam. Suaminya masih berlaku seperti biasa: bekerja dengan giat, bermain dengan Zidan, memperlakukan Bi Imah dengan ramah, dan melimpahi Nilam dengan banyak cinta—sampai Nilam merasa dirinya adalah perempuan paling beruntung di dunia. Tak ada gelagat mencurigakan apa-apa dari tingkah suaminya. Sehingga pelan-pelan kecurigaan Nilam memudar. Namun siang itu, saat tengah mengantar kopi ke ruang kerja suaminya, tak sengaja Nilam mendengar percakapan suaminya dalam telepon. Tak pernah sekali pun Nilam menguping percakapan Arka. Nilam selalu menghormati privasi suaminya, dan kalaupun sampai penasaran, biasanya secara terbuka Nilam akan bertany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN