Pada akhirnya, Nilam menceritakan semua yang terjadi pada Arka. Tentang ibu-ibu yang membicarakannya di PAUD, dan juga tentang Nilam yang meledak membalas perkataan mereka, bahkan mengancam akan mengadukan pada Bu RT. Nilam sudah tak menangis lagi, tubuhnya sudah berhenti berguncang, pipinya pun sudah kering dari air mata. Dia menceritakan semua yang terjadi pada Arka dengan suara dingin seakan sudah tak peduli lagi. Arka menarik tangan istrinya, menggenggamnya. Keduanya duduk di bawah dengan hanya beralaskan akar pohon besar yang menyembul melewati tanah. Tak ada kursi ataupun alas lain yang pantas di halaman belakang. Tapi baik Nilam dan Arka sama-sama tak peduli. Nilam hanya ingin berbagi persoalannya yang mengesalkan, dan Arka hanya ingin mendengarkan. Dan memberi masukan kalau dim

