"Apa Mel! Om Duren?" sahut Aira dengan ekspresi tak terbaca. Antara bingung dan syok. Napas Elora mendadak terhenti mendengar pertanyaan Mommy kepada Melodi. Elora bingung jawaban apa yang harus ia berikan sekarang. Semua ini gara-gara kebiasaan buruk mulut Melodi yang suka ceplas-ceplos jika berbicara. Kalau sudah begini Elora bisa apa. Tapi Elora masih mencoba menguasai diri. Jangan sampai rahasianya terbongkar. Usahanya untuk mendapatkan hati Delon saja belum berhasil masak ia harus mengakuinya sekarang. Ibaratnya saja, Elora baru memulai bermain petak umpat. Belum sempat ia bersembunyi tapi sudah tertangkap basah. Tentu sangan memalukan. "Mampus lu El. Begok banget sih jadi cewek!" rutuk Elora dalam hati seraya memejamkan mata demi meredam debaran jantungnya yang jumpalitan. Elor

