"Apa kabar Bee?" hanya itu yang mampu Delon lontarkan dari bibirnya. Jangan ditanyakan bagaimana saat ini Delon tengah mati-matian menahan diri untuk tidak menyentuh gadis itu. Gadis yang setiap waktu memenuhi pikirannya. Ingin sekali Delon menyeka bulir bening yang menetes di pipi gadis itu. Membawa tubuhnya ke dalam pelukan. Tapi Delon tidak bisa. Jika itu sampai terjadi maka apa yang telah ia bangun dengan susah payah selama ini pasti akan roboh seketika. Tidak. Delon tidak ingin kembali menorehkan luka dalam hati gadis di hadapannya. Sudah cukup luka yang telah ia berikan. Dan ia tidak ingin menambahnya lagi. Delon yakin Elora pun merasakan hal yang sama. Namun, semua tak ada yang berpihak pada cinta mereka berdua hanya karena perbedaan status dan usia. Bersamaan dengan air matanya

