Fatimah yang tengah menyiapkan sarapan untuk keluarga seketika terkejut saat tiba-tiba sepasang tangan memeluknya. Dari aroma khas tubuhnya tentu saja Fatimah mengenali siapa laki-laki itu. "Masih pagi udah harum aja. Mau ke mana?" ucap Fatimah dengan terus melanjutkan kegiatannya yang tengah menuang sayur ke dalam mangkuk. "Mama ini pengen tahu aja, biasalah Ma anak muda," sahut Delon peduli dengan pengakuan konyolnya. Gegas Fatimah melepaskan kedua tangan Delon dari tubuhnya. Lalu berbalik badan demi menatap putra sulungnya. Sepasang mata sayu itu mulai menelisik penampilan rapi Delon dengan saksama. Fatimah mengulas senyuman sembari membelai pipi Delon saat menemukan pendar kebahagiaan di dalam mata putranya. "Siapa perempuan itu Nak?" ujar Fatimah merasa sangat bahagia karena a

