Kedua tangan Elora saling bertumpu di atas perutnya. Pandangannya fokus ke arah langit-langit kamar. Elora tak berdaya untuk melakukan apapun selain menerima hukuman dari kedua orang tuanya. Sekarang dirinya harus kembali seperti semula. Berada di dalam sangkar emas. Sore tadi semua fasilitas telah dicabut oleh Daddy-nya. Parahnya tak hanya mobil dan ATM saja yang saat ini disita tetapi ponsel miliknya juga. Setiap pergerakannya kini diawasi dengan ketat. Semua ini hanya karena jatuh cinta. Katanya jatuh cinta itu indah tapi kenyataannya Elora kini justru menderita karenanya. Kepala Elora menoleh ke samping. Mengarah pada nampan berisi menu makan malamnya. Tadi Elora memang tidak mau ke luar dari kamar. Ia sengaja mengunci diri di kamar agar hati kedua orang tuanya luluh. Tapi yang ada

