"Sudah Om Delon bilang kan kemarin klo kamu nggak boleh lagi jalan bareng Dirga!" tegas Delon seraya menatap tajam ke dalam mata Elora yang masih berdiri di depan pintu. Bukannya takut Elora justru tersenyum lebar seraya membalas tatapan Delon. Bagi Elora Delon tampak semakin tampan jika sedang marah seperti saat ini. Melihat respon Elora yang seolah menantangnya seketika membuat ego Delon meronta. Padahal jelas-jelas nada bicaranya sedikit tinggi. Seharusnya sudah cukup membuat nyali gadis di hadapannya menciut. Lalu Delon melangkah mendekat dan berhenti tepat di hadapan Elora. Memaku sepasang bola mata cantik berwarna cokelat tembaga milik Elora, mencoba menerka apa yang sedang dipikirkan oleh gadis labil tersebut. Elora mulai tak mampu lagi bersikap tenang saat jarak di antara merek

