Bab 12. Terungkapnya Rahasia

1265 Kata
Alvaro meminta Gibran untuk melanjutkan acara dengan banyak Bintang tamu yang hadir sedangkan Alvaro kini membawa Andrea pergi ke ruangan yang sudah disiapkan untuknya. Wanita itu marah besar, dia melepas genggaman Alvaro. Andrea sudah memiliki suami dan dia tidak ingin membuat orang lain salah paham dengan semua yang terjadi saat ini. “Semuanya gara gara kamu, bagaimana bisa orang yang sudah memiliki suami sepertiku harus terlibat dengan orang seperti kamu?” tanya Andrea kesal ketika sudah berada di ruangan Alvaro. “Maafkan aku, tidak ada pilihan yang lain.” Alvaro menahan diri agar tidak tertawa menghadapi Andrea. “Lalu bagaimana untuk mengatasi berita yang trending? Menyebalkan sekali. Bagaimana jika suamiku tahu?” tanya Andrea. “Suamimu pasti tidak akan mengatakan apapun, dia tidak akan marah padamu.” Alvaro dengan perlahan membuka tali topeng miliknya, kini dia mulai membuka topeng dan Andrea terkejut dengan apa yang dia lihat. Alvaro meletakkan topeng itu, dirinya lalu membantu Andrea melepas topeng miliknya. Keduanya kini saling berhadapan dan Andrea hanya bisa menutup mulutnya, dia terkejut karena ucapan Alvaro yang dia anggap bercanda ternyata benar adanya. “Kenapa nggak jujur?” tanya Andrea kesal. “Aku sudah mengatakannya dan kamu tidak percaya,” ujar Alvaro. “Sejak kapan kamu tahu bahwa aku Dandelion?” tanya Andrea menatap Alvaro tajam. “Sejak siang itu, ketika aku terpaksa meminta bantuan akibat ulah orang lain yang memanfaatkan penyakitku.” “Sial, pasti karena Gery?” Alvaro mengangguk, Gery memang perwakilannya yang selalu bertemu dengan pimpinan Bentley, pantas saja Alvaro dengan santai menghampiri dan menciumnya tanpa canggung. Andrea mendorong Alvaro, dia kemudian duduk di pinggir ranjang. Banyak hal yang kini terlintas di kepalanya, dia tidak ingin diketahui oleh banyak orang, untung saja Alvaro mengadakan pesta topeng untuknya. Saat ini dia belum siap bahwa semua orang mengetahui siapa dia sebenarnya. “Kamu marah?” tanya Alvaro yang kini rela berjongkok agar bisa melihat wajah istrinya dengan leluasa. “Nyebelin banget kamu,” ucap Andrea. Alvaro hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sejak awal dia sudah mengatakan hal yang sejujurnya tapi Andrea tidak percaya, kini malah wanita itu yang marah karena sudah membuktikan bahwa dia adalah pimpinan Bentley. “Pantesan bisa duduk paling depan pas lelang, terus kamu juga yang gagalin kerjasama dengan keluarga melodi?” tanya Andrea. Alvaro mengangguk, ekspresi Andrea sungguh lucu membuat dirinya selalu tidak tahan untuk menyentuhnya lagi. Andrea bahkan sudah mulai berani padanya, karena malam setelah kembali ke keluarganya Andrea yang menyerangnya lebih dulu hingga percintaan liar itu kembali terjadi kedua kalinya dalam sehari. “Kenapa kamu ngaku nggak punya apapun? Kamu takut aku matre?” tanya Andrea. “Aku nggak takut, tapi aku Cuma pengan tahu aja kamu seperti apa. aku hanya ingin tahu lebih banyak tentangmu, karena itulah aku ingin tinggal bersamamu,” ujar Alvaro. “Halah nyebelin banget,” ucap Andrea memalingkan wajahnya. Andrea sebenarnya malu karena dia sok misterius dengan perusahaan Bentley di saat dia sudah ketahuan sejak awal, Andrea memang tidak pernah ingin tahu asal usul suaminya, tetapi ketika sudah begini kini dia malu sekali menghadapi Alvaro. “Hey aku nggak suka kamu memalingkan muka, tatap aku. Kenapa kamu marah?” tanya Alvaro mengusap lembut pipi Andrea. “Aku malu, kamu sudah tahu identitas asliku malah aku sok misterius nggak mau datang, tau gitu aku datang bersamamu sejak awal.” Andrea memukul pelan bahu Alvaro. Alvaro tersenyum, dia lalu memeluk Andrea. Alvaro tahu masalahnya tidak semudah itu bisa di atasi karena Alvaro yakin Damian akan mencari cara lain untuk menggagalkan semua hal yang dia inginkan, dia tidak akan berhenti sampai mendapatkan apa yang dia mau. “Kamu damping aku,” ucap Alvaro. “Kalau wanita itu datang bagaimana? Sejak awal semua orang tahu kalau dia tunanganmu atau gimana?” tanya Andrea memastikan, dia tidak ingin dianggap pelakor di public. “Aku sejak awal tidak mengatakan jika aku memiliki pasangan, semuanya hanya keinginan nenek dan aku tidak menyetujui pertunangan itu. Jangan memikirkan hal itu, aku akan berusaha menyelesaikan semuanya.” Andrea mengangguk, entah bagaimana kedepannya dia tahu bahwa hubungan kontrak ini tidak mungkin berjalan dengan lancar karena penolakan keluarga Alvaro. Mereka kembali ke ballroom, Alvaro menyapa banyak kolega bisnis yang hadir, dia meminta maaf atas ganguan tersebut kini Alvaro memperkenalkan Andrea kepada rekan bisnisnya. Semua orang sangat penasaran dengan Dandelion, pantas saja Dandelion hanya mau bekerja sama dengan perusahaan Bentley dan toko perhiasanya sendiri. “Pantas saja kamu menyembunyikannya dengan rapi, kami tidak menyangka kalian sudah menikah.” “Kami belum mengadakan resepsi,” ujar Alvaro tersenyum. Sebisa mungkin Alvaro bersikap tenang, dia berharap Merry tidak datang dan mengacaukan semuanya. Alvaro tahu bahwa neneknya tidak akan tinggal diam dia pasti meminta Merry datang dan mengacaukan semuanya. “Ih kamu kok sama dia?” tanya Merry yang kini datang dengan gaun merah mencoloknya. “Kami pikir kamu yang jadi istri Alvaro, ternyata tidak?” tanya mereka pada Merry, ayah Merry adalah orang yang lumayan berpengaruh di sini. Ayah merry memang bukan pengusaha, tetapi dia adalah polisi yang sudah memiliki pangkat Jendral, banyak orang yang segan kepadanya terlebih para pebisnis yang mendekati demi kelancaran usaha yang mereka miliki. “Iya Om, ngeselin banget. Padahal udah tau kalau aku suka malah dia nikah sama yang lain.” Merry berkata blak-blakan dengan mereka. Andrea hanya diam, dia tidak peduli dengan ucapan Merry karena wanita itu tidak sebanding dengan dirinya. Andrea tidak ingin menambah banyak masalah dengan menghadapi wanita ular yang menyebalkan. “Selamat atas perayaan ulang tahun perusahannya, Alvaro.” Madison datang bersama istrinya. Lelaki itu sengaja datang dan melihat acara Alvaro yang hampir gagal karena usaha orang lain untuk menjelekkan Alvaro. Sejak awal tidak ada yang tahu bahwa Andrea anak dari Madison karena itulah kini Madison ingin semua orang tahu bahwa Dandelion adalah putrinya. Madison tidak ingin putrinya dianggap sebagai orang biasa oleh mereka yang bahkan tidak mengenalnya. “Om disini juga ternyata,” ujar Melody yang kini ikut nimbrung, dia selalu berusaha untuk memperkenalkan bahwa dia kini mendirikan perusahaan dan membutuhkan bantuan. “Ya,” ujar Madison. Mereka kini langsung fokus pada Dandelion, banyak yang penasaran akan latar belakangnya begitu pula dengan Melody, sejak awal dia kini menyimak tentang ucapan Merry yang selalu merasa kesal dengan pasangan dari CEO Bentley. “Kamu pasti jelek makanya ga berani buka topeng, ih harusnya kamu sama aku aja.” Merry sangat manja pada Alvaro. “Lepas, istriku sangatlah cantik. Dia sangat luar biasa,” ujar Alvaro memuji Andrea. “Dia tidak akan bisa membantumu Al, harusnya kamu sama aku aja. Sudah jelas latarbelakang keluargaku,” ujar Merry. Madison kini maju, Andrea sudah memberikan kode agar ayahnya tenang, tetapi Madison sudah tidak bisa menahan diri lagi. Andrea juga putrinya yang sangat berharga, dia tidak akan rela mendengar putrinya di hina di depan wajahnya. “Siapa kamu berani mengejek putriku?” tanya Madison pada Merry. Semua yang ada di sana terkejut, selama ini mereka memang tidak mengetahui wajah asli anak dari keluarga Madison dan kini semuanya terungkap bahwa keturunan Madison menikah dengan Alvaro. Perpaduan dua keluarga yang sangat luar biasa, Andrea yakin kali ini berita tentang dirinya semakin meledak. “Ayah—” Andrea menahan ayahnya untuk semakin berbicara banyak. “Ayah tidak suka dia menghinamu sayang, kamu adalah putri ayah yang sangat berharga. Tidak akan ayah biarkan orang lain menghinamu,” ujar Madison. Melody dan Denis langsung mendekat, dia sok akrab dengan Andrea. Madison menghentikan hal itu, dia sudah sangat muak dengan Denis, keduanya bahkan lebih jahat pada Andrea, kini mereka tahu hubungan Madison dan Dandelion langsung sok skrab seperti ini. “Jangan dekati anakku jika hanya ingin memanfaatkannya.” Madison meminta mereka untuk pergi karena tidak ingin Andrea terganggu dengan sikap palsu mereka.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN