TUJUH PULUH SATU

1176 Kata

* * * A u t h o r ' s p o i n t o f v i e w * * * “No, no!" Seru Zanna "Pikiran kamu terlalu jauh. Dan lagi, walaupun aku jomblo terus, ayah aku nggak bosen tuh, apalagi nagih nagih aku buat cepet punya pacar.” Jawab Safaa. "Ditambah, aku udah nggak punya ibu. Jadi kamu hanya perlu mention 'bokap' tanpa nyokap. Oke?” Jelas Safaa. Safaa agak sebal atas pertanyaan Stefan yang ini. Walaupun bila dia di posisi Stefan juga akan berpikiran demikan, tapi entah kenapa Safaa ingin marah - marah saja. Apalagi Stefan menyebut nyokap. Ya walaupun tidak sepenuh nya salah stefan sih. Stefan tercengir malu... Malu karena kedua penjelasan Zanna entah itu poin pertama atau kedua. Ia merasa bersalah, ia tidak tau Zanna sudah tidak memiliki ibu. Terakhir Stefan ingat saat SMP ibunya masih ada. Stefa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN