91. Pejuang Garis Dua

2524 Kata

Ben POV. Beneran titah dan kemauan Puput tidak ada satu pun yang berani menjeda. Keluarganya aja yang hampir semuanya sultan, tidak ada yang berani. Apalagi keluargaku. Malah girang aja melepas aku dan Puput bertolak ke Bali. “Doain ya Puput sama bang Ben selamat sampai Bali, terus jangan lupa doain juga supaya program babynya berhasil, terus Puput hamil sepulang dari Bali” pinta Puput sore hari sebelum berangkat ke bandara. Masih harus menunggu Puput berpesan ini itu dulu pada Riri dan Wawa yang memang selalu mendukung apa yang Puput mau. Bukan hal buruk juga yang Puput ajarkan atau contohkan. Hampir hal baik semua, jadi tidak pernah di tegur babeh atau cing Iwan kebersamaan mereka. “Iya neng Puput, nyai paling kenceng dah doanya” jawab nyai. Puput langsung tertawa. “Tapi jangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN