86. Dari Incess Jadi istri solehah

2458 Kata

Ben POV. Masih dengan menangisnya Puput dan buat aku bingung. Padahal aku tidak masalah juga kalo pun Puput datang bulan. Hal yang wajar dan manusiawi. Hanya saja mungkin tidak tepat waktu. Yang aku bingung, gimana seandainya jadi drama belum kehamilan oleh Puput. “Udah apa Neng…jangan nangis terus…Memang udah waktunya kali Eneng datang bulan” kataku berusaha membuat Puput berhenti menangis. “Udah lewat tiga hari malahan” jawabnya dan masih tetap menangis. “Ya terus kenapa?, Puput kecewa gara gara gak hamil?” tanyaku mencari tau. Dia malah berdecak menanggapiku. “Ih bukan itu. Hamil mah urusan Tuhan. Belum waktunya kali Puput hamil. Keganggu juga proses buat babynya gara gara abang ke Menado, kali. Pokoknya Puput gak mewek gara gara belum hamil” jawabnya. “Ya terus kenapa?” tanyaku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN