112. Jadi Penengah

2403 Kata

Puput POV. Sebelum aku harus hadapi keribetan bang Ben soal Riri dan Naka, ada baiknya aku cari tau dulu, kok ya bisa tiba tiba Naka datang bertamu ke rumah mertuaku untuk menemui Riri?. Bukan aku kepo urusan Riri, tapi mengingat Riri yang tidak pernah bahas apa pun soal Naka, sementara kami termasuk dekat sebagai saudara ipar, tentu buat aku heran. Naka juga tidak ada cerita apa pun ke aku, apalagi bilang mau datang main ke rumah mertuaku. Ya memang urusan Naka juga, cuma lagi lagi kok ya bisa?. Bukan apa, soalnya Naka masih cukup sering berbagi kabar denganku, entah tanya soal bang Ben, mengajakku nongkrong bareng dengan bang Ben juga, atau sekedar tanya kabar aku. “Udah gede aja si kembar. Sini sama om”undang Naka. Dan herannya si kembar langsung bisa akrab dengan Naka. “Om capa?” t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN