65. Menang Banyak Ala Babeh Mamat

2861 Kata

Ben POV. Kita lupakan sejenak urusan rumah yang aku bangun dan masih melompong karena belum ada perabotnya. Juga lupakan sejenak urusan pekerjaanku yang baik baik saja juga. Tapi tentu tidak bisa melupakan urusanku dengan Puput, karena pusat segala masa depanku akan berujung di Puput. Menurut keluargaku pun seperti itu, kalo mereka mulai sibuk dengan rencana acara melamar Puput. Memang belum ketahuan kapan tepatnya. Tapi babeh sudah mengumpulkan semua keluarga di rumah. Dari mulai nyai, opa, omaku. Om tante dari pihak mami, juga om tante, atau encang encing dari keluarga babeh. Ramai deh pokoknya, karena sepupuku juga ada semua, yang belum menikah tentunya. Macam Riri, Wawa, Atta, dan Mrin. Eh kak Caca tidak datang deh, katanya malu ketemu om Obi dan tante Karin yang orang tua bang Irash.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN