Benjamin POV. Aduh…duh…Main ngangkang aja mama Puput, sewaktu aku duduk bersandar di kepala ranjang kamar bawa karena memang menunggunya selesai ganti baju tidur. Bagus punyaku anteng tetap rebahan di balik semvak, sekalipun pawangnya berharap dia bangun dengan memakai baju tidur tipis menerawang yang dulu jadi seragamnya dalam program buat si kembar. “Beneran nih abang gak mau buka puasa?” masih meledek aku. Gak tau aja kalo isi kepalaku malah focus pada perutnya, sekalipun luka bekas operasi caesar sebelumnya tidak beneran kelihatan. Jadi boro boro aku perhatikan penampakan dadanya yang berubah membesar karena memproduksi ASI untuk si kembar. “Elah, belum bulan Ramadhan. Jadi puasa apaan?. Bukan hari senin atau kamis juga” jawabku. Dia tertawa dong. “Udah apa neng, focus aja dulu

