Puput POV. “Mama aku bos cimol. Orang yang kerja bantu mama, banyak” lapor Maliq dan Nana pada siapa pun yang mereka temui di luar keluarga bang Ben yang bersama mereka dalam keseharian mereka. Apalagi pada mama dan papaku kalo mereka datang berkunjung atau kami main ke rumah mereka di hari bang Ben ada di rumah. “Bukannya mama kalian bos cireng sama baso aci juga?” ledek mamaku. Si kembar dengan lucunya mengangguk dan papa mamaku tertawa lagi. “Eyang tau?. Itu jualan baru mama, ante Riri sama cing Wawa. Oma bilang biar orang gak bosen jajan cimol terus” jawab Nana jelas dan terang. Semakin pintar ngoceh kedua anakku. Maklum, punya oma yang bawel dan tante juga encing yang bawel juga, jadi mereka cepat sekali belajar bicara. “Eyang mau coba?. Aku suruh bude buatin ya…diam diam sini

