BAB 51. Reuni Daston

1155 Kata

“Papi …,” gumam Maria. Ketika pintu dibuka, Mereka berdua tak kuasa menahan tangis. Suara raungan bahagia menggema di pesisir pantai, anak dan ayah itu berpelukan erat. Sesekali Dae mencium dahi sang anak dan terus menangis. “Lihatlah tubuhmu, kau sangat kurus anakku,” tangis Dae sambil memukul dadanya berkali-kali. “Papi, jangan begitu Papi … Maria, masih hidup. Tuhan masih mempertemukan kita Papi. Oh Papi, setelah bertahun-tahun, akhirnya aku bisa memelukmu lagi.” Maria juga tak kuasa menahan tangisannya. Setelah keduanya puas meluapkan sisi emosional, Daston lantas pergi berlutut di bawah kaki Tadashi dengan tangan ditangkupkan. “Terima kasih, Tuan Tadashi, sampaikan terima kasihku kepada Tuan Jason dan Nona Olga.” Tadashi langsung mencegah Dae untuk memeluk kakinya. “Tuan, janga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN