51 Semenjak sore hingga waktu magrib tiba, Farisyasa dan Lilakanti berkeliling ke rumah ketua RT serta tetangga terdekat. Mereka berpamitan sekaligus memohon maaf, bila ada perkataan ataupun perbuatan yang salah. Seusai salat Magrib, keluarga kecil itu hendak makan, ketika didatangi banyak orang. Farisyasa dan keluarganya sontak terkejut menyaksikan Damhuri serta Nazeem hadir dengan keluarga besar. Begitu pula dengan para sahabat terdekat. Dalam sekejap ruang tamu dan ruang tengah menjadi penuh orang. Divia dan para perempuan bekerjasama menyajikan aneka panganan di meja makan. Kemudian mereka bergabung dengan yang lainnya, duduk bersila di lantai untuk membaca doa bersama. Setelahnya, semua orang antre untuk mengambil ransum. Lilakanti menyiapkan makanan putrinya terlebih dahulu. D

