"Ak-aku. Memang aku pelaku tabrak lari itu dan bukan Shalom," aku Elegi. "Kalian semua dengar sendiri, bukan?" Kanagara mengedikkan bahunya sambil mencebik, "Jadi, Pak Polisi. Tolong proses sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Jika tidak, maka aku akan menghancurkan tempat ini dan menghancurkan siapa saja yang berusaha berhianat," ancam Kanagara. Ia tahu betul seperti apa Juanda dan Ratu. Mereka tidak akan membiarkan putri tercinta mereka mendekam di dalam jeruji besi. "Oh iya, aku baru ingat. Bagaimana kondisi perusahaanmu sekarang calon ayah mertua. Kalau kau berani macam-macam. Akan kubuat perusahaanmu tertiup angin bagai debu," ancam Kanagara lagi. Ia sempat menyentil PT. Vektor Metal hingga oleng. Jika Kanagara menyentilnya sekali lagi. Mungkin perusahaan Juanda akan hancu

