"Bagaimana bisa kau berkata seperti itu, Salmon?" tanya Kanagara dengan raut kecewa. "Kenapa tidak bisa? Kau saja berani berbohong di padaku," jawab Shalom ketus. "Sekarang katakan padaku. Kalau tidak, aku akan lari pada Penta dan meninggalkanmu," ancam Shalom. Sebenarnya Shalom tidak bermaksud untuk mengancam. Namun, jika ia tidak melakukan hal itu. Kanagara tidak akan pernah mengatakannya. "Tidak boleh. Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Kau hanya milikku dan hanya tercipta untukku," tolak Kanagara dengan tegas. "Baiklah, jika itu maumu. Sekarang katakan padaku kebenarannya. Kenapa kau tahu apa yang aku lakukan sementara kau berada jauh dari kamarku?" tanya Shalom masih menunggu jawaban Kanagara. "Ak-aku ... Sebenarnya, aku memasang kamera pengawas di kamarmu," jawab Kanag

