Part 41

1025 Kata

"Sepertinya Tuan Kana dan Nona Shalom sudah menjadi sepasang kekasih. Pantas saja Tuan Kana memintaku berhenti menjaga Nona Shalom. Lalu, apa kabar dengan hatiku?" gumam Penta sambil melangkah menjauh. Dengan perasaan yang mungkin sudah patah hingga berkeping-keping. Penta melangkah menjauh dari area kamar Shalom. Tubuhnya bereaksi mengikuti hatinya. Rasanya remuk redam bagai di terjang truk dengan kecepatan tinggi. Kenapa Penta harus patah hati di saat ia baru pertama kali merasakan indahnya jatuh cinta? Semoga saja, patah hati yang Penta rasakan tidak membuat pria itu berhenti jatuh cinta. "Jika aku seorang mermaid. Mungkin aku sudah menjeburkan diri ke dalam air laut dan menjadi buih daripada menahan rasa sakit hati ini." Ucapan Penta benar-benar membuat orang yang mendengarnya merin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN