“Al, ayo dong ... lebih ngebut lagi.” Sovia menepuk pelan pundak Aliando sebab laju mobil jip yan ia gunakan tidak begitu kencang, bahkan nyaris pelan. “Ini sudah habis gas, Sovia.” “Haduh, kok lama banget sich? Keburu diapa-apain nanti Gladiesnya, Al.” Sovia melipat ke dua tangannya di atas badan. Ia mendengus kesal. Tidak hanya kesal karena laju mobil jip itu sangat lambat, akan tetapi juga khawatir dengan keadaan Gladies. “Sovia, aku juga maunya kita cepat. Tapi apalah daya, jip ini memang sangat lambat.” Beberapa pengendara sepeda lagi-lagi memotong jalan mereka dan menoleh ke arah keempat manusia bumi yang tengah mengkhawatirkan keadaan Gladies. “Tuh’kan, Al ... masa mobil ini kalah sama sepeda sich?” Sovia kembali mendengus. “Milo, kamu tidak bisa memperbaiki mobil ini? Buat la

