Teror

1224 Kata

"Pak Lurah!" "Pak Lurah!" "Tolong Pak Lurah!" Rangga dan Salwa terperanjat, mereka segera keluar dari dalam kamar, tergopoh membuka pintu rumahnya. "Ada apa? Kenapa Pak Paimin terlihat panik begitu?" tanya Rangga begitu melihat salah seorang tetangganya terlihat panik, berdiri di depan pintu rumahnya. "Tolong, Pak lurah, tolong anak saya." Lelaki yang sepertinya seusia dengan Banu itu memegang tangan Rangga dan menariknya dengan tergesa-gesa. "Pak Paimin tenang dulu, jelasin ada apa?" tanya Rangga berusaha menenangkan dan meminta penjelasan lelaki bertubuh jangkung itu. "Ada apa, Min?" tanya Banu yang baru keluar dari dalam, diikuti Lestari di belakangnya. "Itu juragan, anak saya, Mail, kakinya dipatuk ular. Tolong Pak Lurah, antarkan kami ke rumah sakit." Pak Paimin menata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN