Hukuman untuk Wira

1715 Kata

"Mbak Randu," gumam Salwa begitu melihat Randu keluar dari dalam kamarnya lalu berjalan mendekati Rangga dan Salwa di meja makan. Rangga terlihat kikuk, ia merasa tidak enak hati karena tahu Randu pasti melihatnya sedang menyuapi Salwa tadi. "Sayang, kamu udah bangun?" tanya itu keluar begitu saja dari bibir Rangga, tanpa ia sadari kalau kata itu membuat Salwa merasa iri, karena sekalipun tidak pernah Salwa mendapat kata sayang darinya. Salwa hanya diam, tetapi tetap duduk di tempatnya menatap Randu yang berjalan semakin mendekat. "Rangga, aku lapar," ujar Randu, Rangga tersenyum lalu memberikan tangannya untuk menggapai tangan Randu dan memintanya untuk duduk di sampingnya. "Aku ambilin makanan, ya," ucap Rangga yang lalu terlihat sibuk mengambil makanan untuk Randu, Salwa hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN