"Joko, coba kamu telpon polisi," perintah Rangga sang supervisor kepada Joko yang masih tampak terbengong-bengong, ia sama sekali tidak menyangka jika di dalam mobil box yang sudah tiga tahun menjadi sarananya mengais rejeki ada sesosok raga tak lagi bernyawa. "Iya, Pak!" jawab Joko yang langsung merogoh saku celananya dan tidak mendapati benda pipih berwarna hitam itu di dalamnya, tanpa pikir panjang lagi ia langsung bergegas ke dalam mobilnya di mana ia menyetir sejak pagi tadi. Setelah memeriksa semua bagian ruang kemudi bahkan sampai di bawah kursi tidak juga ia dapati apa yang ia cari, semakin menjadikan kepanikannya. "Ko, kamu liat hapeku enggak?" tanya Joko pada Eko yang berdiri di samping sang supervisor. "Enggak, tadi bukannya kamu kantongi," jawab Eko ringan. "Enggak ad

