Hati yang sempurna

1609 Kata

Zelena Habibah, nama cantik yang Rangga berikan pada putrinya yang berwajah cantik rupawan, kulitnya yang putih bersih seolah bersinar di bawah terik matahari pagi saat sang ibu menjemurnya. "Salwa, jangan menjemur bayimu di bawah matahari langsung," ujar Randu yang juga datang untuk menjemur Zidan. Dengan senyumnya Salwa datang mendekati Randu yang lalu duduk di atas ayunan kayu yang ada di samping gazebo halaman belakang rumah mereka. "Mereka pasti akan tumbuh menjadi kakak adik yang saling menyayangi," ujar Salwa seraya mengelus Zidan hang sudah berusia empat bulan, bayi laki-laki itu sudah lebih aktif sekarang. "Itu pasti Salwa, kita akan mendidiknya untuk menjadi seorang putra dan putri yang penuh kasih sayang," jawab Randu yang kini membelai pipi kemerahan Zelena. "Mbak, ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN