Salwa atau Randu

1831 Kata

"Randu." "Randu." "Sadarlah." Rangga berusaha menyadarkan sang istri dengan memegang kedua tangannya tetapi tenaga yang Randu miliki menjadi lebih besar dari semestinya, dengan sigap Umi Siti dan kedua putrinya memegangi Randu dan beberapa ustadz mulai membacakan ayat-ayat ruqyah pada Randu. Rangga diminta untuk sedikit menjauh dari sang istri oleh Pak Ustadz Soleh, lelaki itu menurut, ia duduk di dekat ayah dan pakdhenya menatap Randu yang meronta-ronta dengan penuh kekhawatiran. "Katakan padaku siapa kamu sebenarnya?" tanya Pak ustadz Soleh pada Randu, atau tepatnya Mada mahkluk halus yang sedang merasuki raga Randu. "Jangan banyak bertanya!" jawab Randu dengan suara beratnya. "Kalau begitu, kami tidak akan bertanya siapa kamu. Kami hanya ingin kamu pergi dan tidak lagi men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN