Rencana Panji

1266 Kata

"Jahat kenapa, Dek, emangnya Mas berbuat apa?" tanya Rangga pelan, kini pikirannya terbagi menjadi dua antara berandai-andai jika Salwa mendengar pembicaraannya dengan Handoko dan Banu tadi dengan mengarang alasan yang akan ia ungkapkan nanti, tentu saja semua ini membuat kepalanya seakan mau pecah. "Kamu enggak senang aku hamil, 'kan, Mas? Dari wajah kamu sama sekali tidak memancarkan kalau kamu bahagia aku hamil," ujar Salwa dengan deraian air mata. "Enggak, Salwa, itu sama sekali tidak benar. Aku sangat bahagia, bagaimana mungkin aku tidak bahagia akan memiliki seorang anak. Kamu tau sendiri aku sudah lama menginginkannya." Rangga merengkuh tubuh sang istri ke dalam pelukannya di dengan hangat, ia belai lembut rambutnya yang sudah tidak berhijab. "Kata orang, perempuan hamil meman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN