Tragedi air terjun

1713 Kata

"Randu." "Randu, di mana Kamu?" "Randu." Rangga terus saja memanggil nama itu, dengan suara pelan hingga ia keraskan lalu ia teringat pintu belakang rumahnya yang terbuka dan segera mengambil dua buah senter yang ada dalam tasnya, sebuah senter untuk dipegangnya dan sebuah senter yang ia pasangkan di kepalanya seperti sebuah topi. "Randu ...." Rangga kini berteriak dengan harap mendapat jawaban dari sang istri yang tengah berada di belakang rumahnya tetapi hasilnya nihil hanya suara hewan malam yang merasa terusik akan suaranya saja yang terdengar. Kini Rangga terpekur memikirkan segala kemungkinan, termasuk memikirkan apa kesalahan yang kembali ia perbuat hingga Randu meninggalkannya, tetapi sebuah sangkalan memasuki pikirannya, sebanyak apapun kesalahannya adalah sesuatu hal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN