SAY - The Last Chapter

1112 Kata

Rambut Leah yang diurai ke belakang tampak halus dan berkilau. Dia menggunakan pakaian yang rapi berwarna merah muda lembut dengan beberapa perhiasan manis melekat di badannya. Bahkan kukunya diukir dan dihias dengan indah. Mengangkat sedikit kepalanya, wajah wanita itu tampak segar dan bersinar dengan riasan. Saravati bisa mengambil kesimpulan jika wanita ini bahagia. Mengetahui bahwa ibunya menatapnya, Leah menoleh ke samping untuk membalas tatapan itu. Ketika Saravati menggerakkan tubuhnya untuk menghadapnya, dia pun melakukan hal yang sama. “Kamu tampak baik-baik saja,” ujar Saravati membuka pembicaraan, “Leah.” Ketika mendengar Saravati menyebutkan namanya, betapa menyenangkan rasanya. Seperti angin sepoi-sepoi di ladang penuh padi. Leah ingin membalas kalimat yang sama namun kant

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN