Bab 18. Istri Tak Becus

1121 Kata

"Dena, aku janji akan ungkap semua kebenaran yang selama ini tertutupi. Orang yang membunuh kamu dan kak Dimas harus dihukum!" gumam Arnie. Setelah selesai membuat bubur, ia pun membawanya ke kamar untuk di berikan pada suaminya. Arnie menghela nafas saat melihat Daren memejamkan mata dan terlihat sangat lemas. "Mas, makan buburnya dulu, setelah itu minum obat, baru tidur. Biar demam kamu turun!" ucap Arnie. Daren membuka matanya, ia berusaha untuk duduk, lalu menatap semangkuk bubur yang Arnie letakan diatas nakas. "Kamu mau kemana lagi? Aku sedang sakit, suapi aku sekarang!" ucap Daren. "Aku mau masak, sebentar lagi mama dan mbak Maya pulang. Mereka pasti akan teriak-teriak kalau di meja makan belum ada makanan," jawab Arnie. "Suapi aku dulu, baru masak!" ucap Daren. "Cih ... Das

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN