Bab 38. Bertemu Pengacara

1109 Kata

Arnie memilih untuk tidak mendengar ucapan mertua dan kakak iparnya, ia berjalan tanpa rasa takut meninggalkan mereka. Setelah sampai kamar wanita cantik itu membuka laci dan menatap berkas yang tadi malam ditandatangani oleh Daren. "Sebentar lagi kita akan keluar dari neraka ini, Sayang," ucap Arnie seraya mengelus perutnya. Murni, Maya, dan Clarisa sudah pergi dari rumah seperti biasa. Tak ada satu hari pun mereka lewatkan tanpa berfoya-foya, sejak Dena dan Dimas meninggal sikap Murni berubah total, kehilangan 2 anak sekaligus membuat ia terpuruk. Saat wanita paruh baya itu butuh dukungan dan hiburan, ia malah terjerumus oleh orang-orang yang salah hingga sampai saat ini tak menyadarinya. "Dulu aku sangat senang jika berada di dirumah ini, Dena yang baik, mama yang sangat penyayang. I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN