[22]

2639 Kata

Entah manusia seperti apa yang sedang berhadapan dengan Tiara saat ini, wajahnya tenang, tingkah lakunya menunjukan bahwa dia adalah seorang bangsawan, tapi sebenarnya bukan. Bahkan saat makan pun dia memperhatikan setiap detail table manner nya. Pada salah satu malam di pertengahan bulan Agustus, Tiara dan Ega memutuskan untuk dinner untuk pertama kalinya. Jangan tanya soal bunda Intan, dia terlihat seperti mendapatkan durian runtuh kala Tiara izin untuk pergi bersama Ega. Bahkan bunda Intan terang-terangan mengatakan berniat menjodohkan Tiara dengan Ega di depan laki-lakinya langsung. “Kenapa lo nggak nolak sama sekali pas dijodohin sama gue?” tanya Tiara, tenderloin di atas palate tak menggugah selera makannya, sehingga dia membiarkan daging itu utuh tanpa disentuh sedikitpun. “Ngga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN