65

1736 Kata

"Papah tidak peduli Alzio. Putuskan gadis itu sekarang!!" Ucap Elver tegas. Deg Air mata menetes di pipi Azalea, ia menggenggam tangan Alzio lebih erat seolah-olah tidak ingin berpisah dengannya. Napas Alzio memburu. Ia tidak menyangka Elver akan mengatakan hal itu. "Tidak akan pernah!" Ucap Alzio tegas. "Papah tidak akan pernah menyetujuinya Alzio." Ucap Elver. Azalea mengusap air matanya kasar. "Saya permisi om tante." Ucap Azalea berdiri dari duduknya dan pergi dari rumah Alzio. Ia tidak kuat mendengar percakapan ini. Hatinya benar-benar hancur dan sakit. Tasya melihat kesedihan di mata sahabatnya itu. Ia mengikuti kepergian Azalea. "Azalea." Panggil Alzio. Azalea tetap berjalan sedikit berlari keluar dari rumahnya. "Sekarang mau anda apa? Saya tidak akan memenuhi permi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN