43

1062 Kata

Alzio duduk di balkon kamarnya sambil menatap ke atas langit memandang bintang-bintang yang seakan senang melihat keadaannya. Hari-hari nya terasa sepi tanpa suara dan tingkah Azalea. Sudah tiga hari Azalea belum sadarkan diri. "Kapan kamu bangun Azalea. Lihatlah bintang-bintang ini seakan-akan mengejekku." Ucap Alzio sambil menatap langit. "Aku rindu kamu Azalea, sangat rindu." Ucap Alzio dengan pelan sambil memejamkan matanya. "Kak Zio." Panggil Tasya. Alzio langsung menatap ke arah adiknya itu. "Kak Zio jangan galau terus. Kalo Lea tau kakak kayak gini, pasti kak Zio diomelin. Apalagi sekarang kak Zio jarang makan. Mamah udah masakin makanan kesukaan kak Zio tuh. Mamah suruh Tasya manggil kak Zio." Ucap Tasya. "Gue ngga laper." Ucap Alzio singkat. "Kasian mamah loh udah susa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN