42. Fragile

1204 Kata

Crystal tertegun mendengar ucapan Chiaki. Ia tidak ingin bermain-main lagi dengan hubungan mereka. "Kontrak yang sesungguhnya, kontrak di depan Tuhan untuk seumur hidup kita." Tubuh Crystal menegang, meski ai sangat bahagia mendengar lamaran Chiaki, ia memutuskan tatapannya dari mata Chiaki. "Aku tidak bisa." Chiaki meraih dagu Crystal, mengarahkan wajah Crystal ke arahnya. "Kau mengatakan bersedia melakukan apa pun." "Kecuali menikahimu." "Beri aku alasan." Crystal menjilat bibirnya, ia memejamkan matanya. "Aku...." Ia hendak menjauhkan dirinya dari Chiaki tetapi pria itu menahannya. "Kau belum menjawabku." "Kau tidak perlu merasa bersalah dan harus bertanggung jawab atas hidupku," ujar Crystal penuh rasa getir yang menyelimuti seluruh perasaannya. "Lagi pula aku...." "Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN