Tian baru saja keluar dari sebuah sekolah anak-anak, ia baru saja selesai mengajar anak-anak bermain piano di sana. Secara tidak sengaja ia melihat Crystal menuntun anak kecil, ia segera mengejar Crystal. "Crys," sapanya sambil mengendurkan dasinya. "Hei, Tian. Kau di sini? Apa kau mengajar?" "Ya," jawab tian sembari melirik anak kecil yang dituntun oleh Crystal. "Siapa dia? Crystal menatap Nicky. "Sayang, dia teman Mommy." Nicky mengangguk, sedangkan Tian ternganga. "Mommy? Maksudmu?" Crystal tersenyum lebar, pipinya tampak merona. "Aku telah menikah dan dia... kau mengerti... maksudku...." Ia tidak ingin mengatakan di depan Nicky jika ia bukanlah ibu kandung Nicky yang sejak pertemuan pertama mereka Nicky yang malang mengira Crystal asalah ibunya. "Oh, aku mengerti, selamat
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


