Maggie tak henti-hentinya bergumam tidak jelas memikirkan perkataan Julia sebelumnya, "Ahhh sial! aku bingung, memangnya tidak ada cara lain?" Maggie mundar-mandir di dalam kamarnya sambil menggigit-gigit kecil jari jemarinya. Tapi tak lama tangannya terhempas hingga dia tidak lagi bisa mengisap jari jemarinya entah kenapa,Maggie menoleh untuk melihat orang yang menghempaskan tangannya itu. "Ansel?" Maggie mengernyit bingung, kenapa Ansel berada dikamarnya? "Jangan menaruh tanganmu pada mulutmu, itu kotor kau bisa saja sakit karena kuman dari sana apalagi kau sedang hamil." Kata Ansel dengan raut wajah tidak suka, entah mengapa Ansel marah hanya karena hal sepele seperti ini, mungkin sifat otoriternya mulai lagi. "Jangan berlebihan! minggir." Kata Maggie dengan sedikit kesal sambil sed

